Rabu, 26 Agustus 2015

EVALUASI DIRI SEKOLAH : Sebuah paradigma baru dalam penjaminan mutu pendidikan

Sampai hari ini suara sumbang tentang mutu masih terdengar keras bergaung di atmosfer pendidikan kita. Penulis tidak sedang membahas tolak-ukur apa yang digunakan mereka yang menyuarakan hal tersebut,yang pasti kedudukan kita dalam peringkat Human Developmen Index (peringkat ke- dunia)adalah gambaran nyata masih rendahnya mutu pendidikan di Indonesia.

Kita semua tahu bahwa dalam rangka merespon suara sumbang tersebut pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan kita.Namun kita juga tahu bahwa harapan kita tentang pendidikan yang bermutu hingga kini belum tercapai.

Kamis, 09 Juli 2015

Dr. Tjipto Subadi Jadi Pembicara Seminar Nasional

Bertempat di SMPN 5 Cilacap, kemarin Jumat, 3 Juli 2015, sekitar pukul 14.00 WIB berlangsung rapat lanjutan rencana seminar nasional dalam rangka pelantikan pengurus ISPI Cabang Cilacap masa bakti 2015-2018. Rapat kali menghasilkan beberapa keputusan penting, antara lain:
1. Pembicara seminar ditetapkan:
a. Dr.Tjipta Subadi, M.Si. (Dosen Pascasarjana UMS Surakarta, selaku Sekum ISPI Jawa Tengah).
b. Prof.Dr. Slameto, M.Pd. (Guru Besar UKSW Salatiga, selaku Bendum ISPI Jawa Tengah)
c. Prof.Dr. Ahman, M.Pd. (Guru Besar UPI Bandung, selaku Sekum ISPI Pusat)
2. Ada perubahan susunan acara, dari rencana berakhir pukul 13.00 menjadi pukul 14.30 WIB.
3. Ada perubahan RAB karena acaranya berubah.
Bagi pengurus ISPI Cabang Cilacap yang tergabung ke dalam panitia seminar, hasil rapat selengkapnya dapat di unduh di sini.

Senin, 29 Juni 2015

Rapat Lanjutan Persiapan Seminar Nasional

Bertempat di SMP Negeri 5 Cilacap, kemarin Jumat 26 Juni 2015, sekitar pukul 14.00 WIB telah berangsung rapat lanjutan persiapan Seminar Nasional Dalam Rangka Pelantikn Pengurus ISPI Cilacap Periode 2015-2018.
Rapat yang dihadiri oleh 14 pengurus yang tergabung ke dalam panitia ini membahas rencana anggaran biasa kegiatan seminar nasional. Telah disepakati jumlah anggaran sekitar 23 Juta.
Rapat diakhiri pukul 16.15 WIB dan disepakati rapat selanjutnya tanggal 3 Juli 2015 pukul 13.30 WIB di SMP Negeri 5 Cilacap. Kepada jajaran panitia dimohon hadir.
Hasil rapat selengkapnya dapat diunduh di sini.

Senin, 22 Juni 2015

ISPI Cilacap Rencanakan Adakan Seminar Nasional

Sebagai tindak lanjut rapat pembentukan pengurus, kemarin, Minggu 21 Juni 2015, bertempat di SMP Negeri 5 Cilacap diadakan rapat pembahasan rencana pelantikan pengurus ISPI Cilacap periode 2015-2018 yang akan disertai dengan kegiatan ilmiah.
Kegiatan ilmiah yang disepakati adalah Seminar Nasional. Sasaran peserta seminar adalah guru SD/SMP/SMA di wilayah kabupaten Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purbalingga, Banjar, dan Ciamis.
Kegiatan seminar direncanakan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Agustus 2015 bertempat di Cilacap Kota. Sebagai nara sumber adalah pengurus ISPI Jawa tengah, Pejabat Disdikpora Cilacap, dan ISPI Cilacap.
Bagi para pengurus ISPI Cilacap yang masuk ke dalam kepanitiaan Pelantikan dan Seminar, hasil rapat selengkapnya dapat di download di sini.

Senin, 15 Juni 2015

Pak Mirza Kembali Pimpin ISPI Cabang Cilacap

Bertempat di SMP Negeri 5 Cilacap, sekitar jam 15.00 WIB telah ditetapkan pengurus Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Cabang Cilacap untuk periode 2015-2018. Selain beberapa muka baru yang tampil sebagai pengurus baru ini, pengurus lama masih mendominai kepengurusan, dengan pak Mirza Gholam Mokhammad yang didaulat kembali untuk memimpin ISPI Cilacap untuk tiga tahun ke depan hingga tahun 2018. Berikut susunan pengurus ISPI Cabang Cilacap Periode 2015-2018.






















Profil Pengurus ISPI selengkapnya dapat diunduh di sini
Pelantikan pengurus direncanakan bulan Agustus 2015, yang disertai dengan kegiatan ilmiah.
Semoga di periode kedua ini, sumbangsih ISPI dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Cilacap menjadi nyata.

Rabu, 03 Juli 2013

Undangan Rapat Koordinasi





Kepada semua pengurus ISPI Cabang Cilacap, dimohon dengan hormat untuk hadir pada Rapat Koordinasi Pengurus, yang akan dilaksanakan besok pada:
Hari              : Minggu
Tanggal         : 7 Juli 2013
Waktu           : Pkl. 10.00 WIB
Tempat          : SMP Negeri 5 Cilacap
Karena pentingnya acara, dimohon dapat hadir dan tepat waktu.


                                                                                              Cilacap, 1 Juli 2013

                                                                                              Pengurus

Kamis, 23 Februari 2012

CARA MENGGUNAKAN MODEL MISTAR UNTUK MEMINIMALISIR VERBALISME BERMUSIK


*Mahmud Saefi
Email: smpnegeri4cipari@yahoo.co.id

Untuk melengkapi artikel tentang “Model Peraga Mistar,berikut ini penulis sajikan langkah-langkah cara penggunaan peraga model mistar.

a. Tentukan terlebih dahulu jenis tangganada yang akan dicari apakah tangganada mayor ataukah tangga nada minor.

b. Apabila sudah bisa ditentukan jenis tangganada yang dicari mayor apa minor, termasuk jenis yang mana, mayor berkrois ataukah mayor bermol. Demikian juga apabila yang dicari adalah tangganada minor, termasuk jenis yang mana apakah minor berkrois ataukah minor ber mol.
c. Apabila tangganada yang akan dicari adalah tangga nada mayor berkrois, tempelkan model peraga Mt 2 dengan dasar Mt 1 , dan apabila tangganada yang kita cari tangganadanya minor maka menggunakan model Mt 3 dengan dasar Mt 1.

d. Model Mt 2 digunakan untuk mencari perpindahan nada do sebagai pedoman menyusunan tangganada mayor, sedangkan model Mt 3 digunakan untuk mencari perpindahan la, sebagai pedoman penyusunan tangga nada minor.
Contoh:
1) Tangganada yang akan dicari adalah D, maka model peraga yang digunakan adalah Mt 2 dengan dasar Mt1.
Dengan peragaan di atas dapat ditemukan susunan Tangga nada D adalah sebagai berikut
Selanjutnya dapat dijelaskan bahwa dalam susunan tersebut terdapat dua nada yang ada tambahannya –is, artinya dalam susunan tangga nada tersebut terdapat dua nada yang berubah ( yaitu f dan c naik ½ nada ) maka susunan tangga nada tersebut dinamakan tangga nada Mayor dua krois. Do = D
2). Apabila tangganada yang akan dicari adalah tangga nada minor, yang digunakan adalah model peraga Mt 1 dn Mt 3 tampak seperti berikut.
Dengan peragaan di atas dapat ditemukan susunan Tangga nada.
Selanjutnya dapat dijelaskan bahwa dalam susunan tersebut terdapat satu nada yang ada tambahannya -es, artinya dalam susunan tangga nada tersebut terdapat satu nada yang berubah ( yaitu b turun ½ nada ) maka susunan tangga nada tersebut dinamakan tangga nada Mayor satu mol. la = d